Review: Schecter Blackjack ATX Solo II Electric Guitar


Blackjack ATX Solo II merupakan produck andalan terbaru dari produsen gitar asal Amerika Schecter, pada awal 2014. Meski penampilanya terlihat mengadopsi model Les Paul, namun Blackjack ATX Solo II tetap memiliki karakter tersendiri yang bisa diandalkan.

Secara tampilan, gitar berlekuk single cutaway di bodinya ini menerapkan kontruksi set neck, yakni menyatukan bodi dan neck dengan cara sistem pres. Hasilnya, gitar menjadi terikat lebih kuat dan menghasilkan alunan sustain yang baik.

Bodinya sendiri bermaterial kayu mahogany berlapis maple pada bagian atas dengan lekukan berkontur arched top. Membuat tampilan ATX Solo II menjadi terlihat dinamis dan simpel. Namun di sisi lain, gitar berdaya aktif ini menyimpan berbagai fitur tangguh yang terbilang jempolan.

Di bagian neck, gitar berskala 24.75” (62.8 cm) menggunakan material kayu mahogany tiga lapis. Dan fretboard-nya menggunakan material kayu ebony. Kedua kayu ini memperkuat umur neck menjadi lebih tahan lama. Juga tertanam sejumlah 24 besi baja fret berukuran jumbo di sepanjang neck. Bentuk neck ‘C shape’ yang tak begitu tebal menghasilkan playability yang sangat nyaman dan enak saat dimainkan jemari. Pada bagian headstock, menerapkan konfigurasi 3 on 3 pemutar senar Schecter locking yang dapat mengunci senar secara kuat dan stabil. Sehingga tak perlu khawatir tuning senar berubah.

Bridge untuk menyanggah senar terlihat mengadopsi dari model Les Paul, yakni TonePros T3BT TOM & T1Z tailpiece yang berfungsi memudahkan para gitaris saat melakukan gerakan picking down stroke atau palm mute. Untuk jenis senar yang digunakan dalah ukuran 0.010 mm – 0.046 mm. Lalu, gitar ini juga memadukan sapuan warna krom hitam pada bagian tuner, bridge, knob, besi fret, hingga pin strap yang membuatnya terlihat gagah.

Blackjack ATX Solo II mengandalkan konfigurasi pickup humbucker ganda yaitu Seymour Duncan Blackouts AHB-1 di posisi bridge dan di neck untuk kebutuhan suara. Pengaturannya lewat tiga buah knob (volume/volume/tone) dan saklar switch toggle 3 arah (bridge/bridge-neck/neck). Karakter pickup aktif ini dapat menghasilkan sound yang terdengar lebih agresif dan responsif. Untuk rekomendasi, sangat cocok untuk old school metal, rock, garage, punk, thrash, drop tunings, dan berbagai genre musik lainnya.

Sound clean yang dihasilkannya juga sama sekali tidak mengecewakan. Mampu menyemburkan denting clean yang jelas, tegas dan jernih. Begitu pun dengan sound drive, hasilnya semburan sound terdengar agresif dan gahar. Sehingga hentakan sound drive pun mampu digeber secara warm dengan range yang melebar.

Karena pickup ini aktif, maka dibutuhkan baterai jenis kotak berdaya 9 volt. Seperti biasa, gantilah baterai setelah 12 jam pemakaian, agar pickup bekerja maksimal. Nah, inilah pilihan tepat buat Anda yang menekuni rock atau metal dan membutuhkan sound yang agresif dan responsif.

Featured Posts

{getFeatured} $label={Headlines}$color={#EA2027}