WOW, Gitaris Dewa Budjana Garap Album Religi Lintas Agama


 

ZONAGITAR.NET,- seorang musisi biasany cenderung hanya mau mencipta lagu atau musik religi dari agama yang dianutnya. Tapi lain halnya dengan musisi dan gitaris handal Dewa Budjana, ia membuat album religi lintas agama, tidak hanya agama Hindu, Budha, tapi juga Kristen dan Islam.

"Dalam berkesenian itu tidak ada batasnya, pun ketika saya menggarap album dari ragam agama, mengalir begitu saja. Jadi tidak kesulitan ketika mengarap album religi lintas agama," ujar Dewa Budjana saat menjadi narasumber Cakap-Cakap bareng Ben Leo, Senin (12/10/2020)

Budjana mengaku senang ketika diajak manggung di tempat bernuansa agama seperti Pesantren dan Gereja.

"Justru tampil di nuansa keagamaan seperti Pesantren, bisa mendatangkan Inspirasi dalam pembuatan album religi," ujar gitari kelas dunia yang dimiliki Indonesia ini 

Sebagai musisi berkelas dunia, Budjana bermimpi Indonesia aman, damai seperti tahun 1930 an.

"Sebagai musisi saya bermimpi Indonesia damai,  seperti Bali tahun 30 an." katanya.

Indonesia yang akhir-akhir  hiruk pikuk dan keriuhannya selalu dikaitkan dengan politik membust gitaris band Gigi ini jadi malas nonton berita di tv.

"Saya nggak mau nonton berita di tv, karena semua berita dikaitkan dengan politik. Bikin hipertensi naik" tandas Dewa Budjana

Dalam kesempatan lain, Budjana mengungkapkan tujuan membuat album religi buat dirinya pribadi menjadikan itu contoh, bahwa musik bisa kemana saja. "Saya bikin album Hindu tiga album, bikin album Ramadan banyak sekali. Saya tidak menghitung karena lebih banyak pakai tur 14 tahun Ramadan. Lalu album solo Christmast saya bikin dua. Album Budha dua tahun lalu bikin satu," paparnya.

Baginya hal yang paling terpenting adalah bagaimana seseorang bisa saling menghormati agama yang dianut masing-masing tanpa membawa unsur lainnya. "Bukan harus karena saya seorang Hindu, saya jadi enggak mau main musik dengan yang lain. Musik itu kan musik, kalau yang lain kita saling menghormati itu sangat penting. Tidak perlu diembel-embeli apa-apa," tegasnya.

Sebagai musisi berkelas dunia, Budjana bermimpi Indonesia aman, damai seperti tahun 1930 an. “Sebagai musisi saya bermimpi Indonesia damai, seperti Bali tahun 30 an.” katanya.

Tidak ada komentar

Featured Posts

{getFeatured} $label={Headlines}$color={#EA2027}