Cara Routing Menyusun Urutan Pedal Efek Gitar Yang Benar Agar Minim Noise

Cara Routing Menyusun Urutan Pedal Efek Gitar Yang Benar Agar Minim Noise
 
Saat menyusun efek gitar analog alias stompbox, terkadang sedikit membingungkan bagaimana mengatur urutan pedal delay, distorsi, wah, equalizer, chorus, flanger, tremolo, compressor, sustainer, dan booster, teerlebih jika  kita tidak tahu apa fungsi dasar dari setiap stompbox itu sendiri. Jika rangkaian atau susunan efek yang kita buat tidak tepat, itu malah akan membuat suara gitar menjadi tidak maksimal.

Pentingnya mengetahui fungsi dari masing-masing efek gitar merupakan sebuah pengetahuan wajib bagi seorang gitaris, agar mempermudah meracik sound gitar sesuai keinginan.

Sebelum menyusun pedal efek gitar sesuai urutan, kita harus menyediakan beberapa kabel jack terlebih dahulu. Gunakan kabel jack yang berkualitas baik. Bila kita memiliki 8 efek maka  butuh 7 kabel jack untuk jumper antara efek yang satu ke efek berikutnya. Dan bila punya efek 10, maka hanya butuh 9 kabel jack untuk jumper efek satu ke efek berikutnya hingga 10 efek.

Salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk membuktikan kulaitas jack jumper adalah dengan cara mencolokkan ke ampli lalu pegang bagian groundnya, dengarkan suara pada speaker ampli apakah terdengar noise tambahan atau noise normal ketika ampli dinyalakan tanpa dicolok jack. Jika ada noise tambahan berarti jack kualitasnya rendah.


Gunakan kabel jack jumper yang mono atau yang hanya memiliki satu gelang hitam pada masing-masing ujung jacknya, karena semua efek stompbox memiliki rangkaian dengan sistem mono. Selain jack jumper, tentu sobat juga harus menyediakan dua kabel jack panjang untuk sambungan gitar ke efek dan dari output efek ke ampli.
 

Usahakan gunakan ampli gitar yang bagus untuk mendeteksi kualitas jack. Artinya ialah ampli yang memiliki noise desis normal saat mode standby nya. Jangan gunakan ampli yang sebelumnya memang ada noise walau tidak dicolok jack karena kita akan bingung, mana suara noise ampli dan mana suara noise yang disebabkan oleh jack yang kita colokkan.

Berikut Susunan atau Urutan Pedal Efek Gitar Yang Benar dan fungsinya

  1.  Pertama, gunakan Volume Pedal, dimana ini adalah cut signal yang paling utama. Efek ini sangat berguna ketika jari kita sibuk memetik gitar atau knob gitar terlalu jauh dari jangkauan jari kita.
  2. Compressor. Sangat berguna untuk membentuk karakter suara gitar, khususnya bagi yang sering menggunakan clean sound, perhatikan tone yang jelas ketika menggunakan compressor.
  3. Drive/Distorsion (Dirt Section). Pedal ini memberikan nuansa dirt dan biasanya bersifat hi-gain. Nah kita harus berhati-hati mengaturnya, karena kalau terlalu over malah sound yang dihasilkan akan terkesan berisik dan menghasilkan feedback pada amplifier.
  4. Equalizer. Kenapa EQ ditaruh setelah dirt section?  Hal ini dikarenakan dirt section sangat sensitif pada sinyal dan harus disesuaikan dengan EQ, untuk memberikan sinyal yang kita inginkan.
  5. Modulation. Pedal ini memberikan warna/corak pada suara yang keluar pada amp kita.
  6. Delay/Reverb. Pedal ini memberikan nuasa pada suara yang keluar pada amplifier, tergantung kebutuhan kita.
  7. Booster. Pedal ini penting banget bagi para gitaris saat melakukan solo gitar. Pedal ini memberikan sinyal tambahan, dengan drive yang lembut, mempertebal suara yang dihasilkan oleh seluruh rangkaian pedal kita.
Kamu juga bisa memakai urutan atau routing seperti ini

0 Komentar

Ada Pertanyaan?