Sejak pertama kali belajar gitar, salah satu tone yang paling sering bikin saya penasaran adalah suara gitar milik Eross Sheila On 7. Karakter tone-nya itu unik banget. Tidak terlalu tebal, tapi tetap hangat dan gampang dikenali bahkan cuma lewat beberapa petikan saja.
Beberapa hari lalu saya iseng mencoba ngulik tone gitar Eross untuk memainkan lagu “Melompat Lebih Tinggi”. Awalnya saya kira bakal sulit dan butuh gear mahal, ternyata setelah beberapa kali eksperimen, tone mendekati karakter aslinya masih bisa didapat pakai setup sederhana.
Di artikel ini saya mau sharing pengalaman pribadi waktu mencoba mencari karakter tone gitar ala Eross Sheila On 7 versi rumahan.
Karakter Tone Gitar Eross Sheila On 7
Menurut kuping saya pribadi, tone gitar Eross punya ciri:
- Clean tapi tidak terlalu bening
- Mid cukup terasa
- Ada nuansa delay tipis
- Sedikit crunchy saat strumming keras
- Sustain tidak terlalu panjang
Karakter seperti ini justru enak untuk lagu pop dan mudah masuk ke mixing band.
Yang paling terasa sebenarnya bukan di gain, tapi di permainan dinamika picking dan feel petikannya.
Gear yang Saya Pakai
Karena saya tidak punya gear mahal seperti studio profesional, setup yang saya gunakan cukup sederhana:
- Gitar Stratocaster lokal
- Ampli kecil 15 watt
- Efek digital murah
- Sedikit delay dan compressor
Jujur awalnya saya pesimis. Tapi ternyata setelah setting EQ beberapa kali, hasilnya lumayan mirip untuk ukuran latihan kamar.
Setting Tone yang Menurut Saya Paling Mendekati
Berikut setting yang akhirnya paling nyaman di telinga saya:
Setting Ampli
- Gain: 3
- Bass: 5
- Mid: 7
- Treble: 6
Setting Efek
- Delay tipis
- Reverb kecil
- Compressor ringan
Menurut saya bagian paling penting justru di MID. Kalau mid terlalu kecil, tone langsung kehilangan karakter khas Sheila On 7.
Sedangkan delay cukup tipis saja. Jangan terlalu basah karena nanti malah terdengar seperti tone ambient modern.
Bagian Tersulit Saat Ngulik Tone Ini
Jujur yang paling susah justru bukan setting efeknya, tapi feel bermainnya.
Waktu saya coba memainkan intro “Melompat Lebih Tinggi”, ternyata attack petikan sangat mempengaruhi hasil akhir tone.
Kalau dipetik terlalu keras:
- tone jadi kasar
Kalau terlalu pelan:
- karakter khasnya hilang
Di situ saya sadar kenapa tone gitaris itu sebenarnya bukan cuma soal gear.
Apakah Harus Pakai Gear Mahal?
Menurut pengalaman saya, tidak selalu.
Gear memang membantu, tapi:
- EQ
- teknik picking
- feeling bermain
itu pengaruhnya besar sekali.
Saya bahkan sempat mencoba memakai gitar murah rakitan dan hasilnya masih cukup enak setelah EQ diatur dengan benar.
Ngulik tone gitar Eross Sheila On 7 ternyata lebih seru dari yang saya kira. Awalnya saya fokus mencari efek dan ampli yang mirip, tapi akhirnya sadar kalau karakter permainan juga sangat menentukan hasil akhir.
Menurut saya tone seperti ini justru enak dipakai latihan harian karena:
- tidak terlalu berat
- nyaman di telinga
- cocok untuk banyak lagu pop Indonesia
Kalau kalian punya setting versi sendiri, sebenarnya menarik juga karena setiap gitar dan ampli biasanya menghasilkan karakter yang sedikit berbeda.
>

Komentar0
Tulis Komentar