Kabar duka selimuti pagelaraan Jakarta International Java Jazz Festival (Java Jazz) 2015. pasalnya Gitaris Yeppy Romero Pangaribuan, yang terkenal akan musik latinnya, meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2015), pukul 24.00 WIB, usai Perform dalam Java Jazz 2015 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat.

Berita duka itu pun turut disampaikan oleh sejumlah artis dan musisi indonesia antara lain gitaris rock John Paul Ivan lewat akun twitter miliknya.


"Barusan dikasih tau, Berita duka! Selamat jalan gitaris maestro Latinos Mr. Yeppy Romero, rest in peace bro. Meninggal after show java jazz," tulis mantan gitaris band rock Boomerang itu pada akun twitter miliknya, @JPIxxx, Minggu (8/6/2015), pukul 02.21 dini hari.

Menurut informasi dari @DapurLetter_, jenazah Yeppy tengah disemayamkan di Rumah Duka Cikini.

"Berita duka cita, telah meninggal dunia Yeppy Romero Citra Intirama, pada hari sabtu jam 12 malam, jenazah disemayamkan di Rumah Duka Cikini," tulis @DapurLetter_.

Yeppy merupakan putra asli Batak kelahiran Medan, sejak kecil almarhum sudah merantau dan menggemari musik.  ia di kenal sederhana, low profile, lebih suka bekerja di belakang layar, dan tak suka dipromosikan. Disebut pula, kalau berbicara ia terus terang dan apa adanya; pemikirannya mengenai musik dibutuhkan banyak pihak; dan ia telah dikenal oleh kalangan pemusik, broadcaster, dan event organizer.

Yeppy merupakan peraih sertifikat MURI untuk permainan gitar selama 10 jam non stop, dengan 150 lagu dalam empat bahasa dan 10 genre musik, serta kolaborasi dengan 100 pemusik papan atas Indonesia, pada 16 Maret 2008.

Ia tercatat pula berpengalaman luas dalam menangani artis-artis musik ternama Indonesia, khususnya dalam hal kontrak kerja sama peralatan musik dengan perusahaan tempat ia bekerja, yaitu  salah satu perusahaan distributor alat musik terbesar di Indonesia. Artis-artis musik yang telah ia kontrak adalah  Gilang Ramadhan, Gerry Herb, Sandy Andarusman, Donny Suhendra, Didiet Ari Lasso, Herman Jamrud, Eross dan Brian "Sheila On 7", Ervin dan Ernest "Cokelat", Rere, Hendy GIGI, Tom Tom "The Titans", Chandra "Samsons", Seno, Indra dan Moldy "Raja", Purwacaraka, dan Dwiki Dharmawan.

Ia juga pernah menjadi asisten khusus Ireng Maulana selama empat tahun dan koordinator lapangan Jakarta International Jazz Festival (Jak Jazz) 1991-1995; Assistant to Chairman of Java Jazz Festival Musical Instrument (2005, 2006, 2007, dan 2008); dan beberapa kali tampil dalam Java Jazz Festival.
Lebih baru Lebih lama