Salah satu gitaris kenamaan Indonesia Tohpati, akhirnya bisa mewujudkan impianya meluncurkan album solo berorientasi gitar yang ia beri nama “Guitar Fantasy”.

Dalam album solo perdananya tersebut Tohpati mengeksplor semua kemampuannya dalam bermain gitar dengan memasukkan berbagai genre musik ke dalam albumnya.

“ Ya, dalam album tersebut saya tidak hanya bermain gitar akustik nylon yang menjadi cirri khasnya selama ini, tetapi juga memainkan gitar elektrik dengan nuansa rock yang khas dengan distorsi. Selain itu ada juga warna reggae, jazz, pop, Blues dan lain-lain. Bahkan unsur etnik Arabian dan spanyol juga saya masukkan dalam lagu yang berjudul “Midle East””, ungkapnya saat preskon dikawasan Kemang, Jakarta pada Sabtu (28/3).

“ Bagi seorang gitaris jika belum punya album solo rasanya belum afdol, sebab album solo gitar bagi seorang gitaris merupakan mahkota” tambah Frans Sartono seorang pengamat musik yang juga bertindak sebagai moderator dalam preskon tersebut.

Album ini juga berfungsi sebagai pengingat yang menandakan, bahwa selain mengaransemen musik, serta meracik rekaman, Tohpati juga masih eksis dalam bermain gitar. Meski sudah terbilang profesional, dirinya tetap merasa kesulitan saat menciptakan sekaligus memainkan notasi dan melodi gitar secara tunggal.

"Secara mental, rasa percaya itu yang susah. Kalau bermain Trio kita di back up pemain lain, jadi kalau meleset sedikit, orang tidak sadar. Kalau sendiri, salah sedikit pasti keihatan. Jadi, main gitar tunggal itu susah," tandasnya.

Album "Gitar Fantasy" ini berisikan 10 lagu, diantaranya “Guitar Fantasy”, Panah Asmara”, “Middle East”, “Sky Blues” “Layang-Layang” “My Dream” dan lain-lain.
Lebih baru Lebih lama