Seseorang memeng tak bisa luput dari kesalahan seperti juga gitaris, baik itu amatir ataupun professional, meraka terkadang  lupa atau malah tidak ingat yang dapat mengakibatkan masalah fatal bagi si gitaris saat di panggung dan membuat para penonton menjadi bad mood atau ilfill. apa ajakah kesalahan-kesalahan  itu?

Berikut  Daftar kesalahan gitaris saat di panggung yang di kutip zonagitar.net dari kultwitt @ForumGitarClg, cek it dot

1. Kabel jek yang buruk
Sehebat apapun permainan gitarnya, bakalan tetep kedengeran jelek kalo kabel nya jelek, kresek2, mati-hidup, dan noise berlebihan adalah akibatnya. ya, masalah ini yang paling sering dihadapi oleh gitaris saat di panggung atau stage. Persiapkan kabel secara menyeluruh, (kalo bisa punya sendiri) apa-apa aja yang dibutuhkan seperti kabel untuk gitar, efek, amplifier dan juga jumper. Jangan lupa juga ukur panjang masing2 kabel. Tapi kalo udah jago buat nanggulangin sound yang noise, ya ga masalah~

2. Senar gitar karat dan putus
Ada beberapa masalah yang terjadi pada gitaris saat di stage yang berkutat pada senar saja. Seperti senar yang putus saat di panggung saat sedang bermain. Jangan males untuk mengganti senar secara berkala.Dan ada satu catatan penting, tolong jangan MENYETEM MANUAL DI ATAS PANGGUNG. Nanti bakal terjadi dramatungg tungg tungg antara gitarist dan bassist, dan ini sangat tidak mencerminkan profesionalisme seorang musisi. Gunakanlah tuner dan mute saat menyetem gitar. Para penonton menginginkan the best performancedari kita. Dan usahakan jangan membuat mereka kecewa dengan ulah ketidakprofesionalan kita.
3. Membuka volume ampli panggung sekencang mungkin
Ini kesalahan fatal para gitaris di panggung. Biasanya hal ini terjadi saat checksound dan pasang-pasang peralatan lain. Umumnya, Sound engineer FOH (Front Of House) akan me-mute sinyal yg masuk ke mixer karena banyaknya mencolok dan melepas kabel, yg bisa mengagetkan semua penonton yang berada disana. Nah saat gitaris selesai menge-set ampli, monitor biasanya blm dibuka sehingga suara gitar terdengar kurang besar, alih-alih monitor dinaikkan, yag ada sang gitaris malah memutar knob secara ekstri, dan ini sering kali mengakibatkan setting balancing sound dr FOH menjadi berantakan. Kasus ini sering terjadi di stage indoor. Dari ampli suara terdengar sudah besar sehingga suara pemain lain tidak terdengar, akhirnya gitaris menjadi lomba kenceng-kencengan di FOH, belum lagi kapastitas ruangan yang terbatas dan pantulan suara kencang dari stage sehingga FOH seringkali mengalah, dan akhirnya show pun dikuasai oleh suara gitar doan. Intinya, Gitaris harus bisa menjaga keegoisannya. Kalo suara ga terlalu terdengar pada ampli, konsultasi atau berikan kode ke FOH, jangan memakai cara sendiri-sendiri, yang ujung-ujung nya semua terkena imbasnya dan show pun menjadi kacau balau.

4. Menggunakan Adaptor yang murahan
Kesalahan lain para gitaris di saat panggung yaitu menggunakan adaptor murahan (yang 10rb dapet 3). ingat terlebih dulu, efek gitar (multi/stompbox) mempunyai tegangan 9v/12v, dan karena malas untuk membeli baterei, sebagian gitaris memilih untuk menggunakan adaptor. Gitaris yang cerdas memilih menggunakan custom power supply yang berasal dari pabrikan yang bermerek. Nah sebagian gitaris lagi membeli adaptor murahan tersebut di tukang listrik cina yg digelar di tiker pinggir-pinggir jalan, dan inilah yang menjadi sumber malapetaka, karena tegangan arus yang terjadi tidak sesuai dengan kebutuhan efek sehingga berpotensi merusak IC power efek, kualitas suara efek, dan noise berlebih (humming). Kabel yg sangat tipis & rawan dari adaptor murahan tersebut putus sehingga rawan mati-nyala, dan parahnya lagi banyak yg mengkambinghitamkan kabel “jek”-nya jelek/bocor, pick up dll. Huft.

5. Tidak mengerti fungsi DI BOX yang benar
Beberapa stage ada yang menggunakan mic yg direct untuk me-relay sinyal gitar ke main PA speaker. Salah satu alternatif yang bisa dimanfaatkan gitaris selain menggunakan miking yaitu menggunakan DI BOX (DIRECT BOX), yang berfungsi untuk me-relay sinyal ke mixer, Tujuannya, DI BOX ini adalah untuk menguatkan atau mempertegas sinyal yang dari sekedar out amps ke mixer karena akan melewati “snake cable” dan mengubah sinyal gitar yg mono menjadi stereo. Routing yang paling bener untuk ampli head cabinet yaitu: gitar-efek-ampli-out speaker (4/8/16ohm)-input DI box, link to cabinet, cab speaker, out DI Box-mixer, dengan menggunakan fitur pad (min 20db) (bisa pake keduanya) dan cabinet simulator.

Lebih baru Lebih lama