Sebagai salah satu bentuk kepedulian Yamaha terhadap perkembangan pendidikan musik di tanah air, PT. Yamaha Musik Indonesia (Distributor) disponsori Yamaha Music Foundation memberikan beasiswa kepada para musisi muda Indonesia yang memiliki potensi besar di dunia musik. Penyerahan beasiswa tersebut diselenggarakan dalam suatu acara press conference yang diadakan pada tanggal 22 Juni 2015 bertempat di Yamaha Communication Center, Jakarta.

Total beasiswa sebesar ¥ 800.000 diberikan kepada 4 orang penerima beasiswa tahun ini yaitu Winnie Winawaty (24 tahun), Kalvin Constantinus (21 tahun), M. Ilham Rachmadi (16 tahun ) dan Ariya Wibisono (21 tahun). Beasiswa tersebut dapat digunakan untuk segala aktivitas yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan musikal penerima, contohnya: untuk mengejar gelar diploma/sarjana musik, mengikuti kursus singkat musik atau membeli alat musik yang dibutuhkan.

Pada acara press conference yang dihadiri oleh Bapak Tomoaki Makino, General Manager of Yamaha Music Foundation, Bapak Ryo Kasai, Presiden Direktur PT YMID, dan para awak media cetak maupun online itu menyuguhkan penampilan apik pada piano dari salah seorang penerima beasiswa, Kalvin Constantinus yang membawakan karya Debussy, Les callines de Anacapri dan juga kolaborasi antara alumnus penerima beasiswa yaitu Is ‘Payung Teduh” (penerima beasiswa 2010) dan Riyandi Anda Putra (penerima beasiswa 2013) dengan M. Ilham Rachmadi sebagai penerima beasiswa pada tahun ini.

Pada pidatonya, Bapak Tomoaki Makino menyampaikan harapan dari Yamaha Music Foundation untuk para penerima beasiswa agar mereka dapat mempergunakan kesempatan yang telah diberikan secara bersungguh-sungguh dan pada akhirnya dapat berkontribusi terhadap perkembangan musik di Indonesia.

“Yamaha Music Scholarship in Asia” dimulai pada tahun 2001. 8 negara yang tergabung dalam program ini adalah Singapura, Malaysia, Thailand, Taiwan, Hongkong, China, Korea dan Indonesia, dengan total penerima beasiswa sampai tahun 2015 adalah 690 orang, diantaranya 35 orang berasal dari Indonesia.
Lebih baru Lebih lama