Pemandangan tak biasa disuguhkan di gelaran konser musik metal Rock in Borneo yang  berlangsung di Kawasan Lapangan Panahan Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Sabtu (26/03/2016) lalu. Pasalnya ditengah-tengah konser, tepatnya pukul 17.00 menjelang Magrib. Panitia menghentikan konser sementara untuk menunaikan Ibadah Sholat Maghrib berjamaah.

Pergelaran yang dipadati 80.000 lebih  Metalhead (penggemar musik metal) di Tenggarong yang beragama muslim pun langsung sigap mengambil air wudhu untuk menunaikan ibadah sholat maghrib. Pantitia mengelar tenda biru di depan panggung untuk melaksanakan solat berjamaah.

 Usai salat, acara dilanjutkan dengan salawat dan tausiyah yang di isi oleh Ulama kondang, Habib Hasyim bin Salim . Para Metalhead duduk tenang mendengarkan tausiyah singkat. Mereka menyimak bacaan doa dan salawat dengan seksama.

Panitia acara sendiri melalui akun facebook official RockinBorneo juga telah membuat pengumuman sebelumnya. Bagi seluruh penggemar musik metal yang beragama muslim diharapkan membawa sajadah dan peralatan sholat, karena akan ada acara sholat maghrib berjamaah dan tausyiah yang dipimpin langsung oleh Al Habib Hasyim bin Salim. Selepas Isya, konser kembali di lajutkan , penonton kembali dihibur sajian musik reggae dan rock oleh band yang memeriahkan acara Rock in Borneo.

Acara yang juga diguncang oleh grub band legendaris dunia, MLTR, ini mendapat apresiasi luas di media sosial. Foto-foto yang diunggah panitia di Facebook dan Twitter mendadak tersebar dengan cepat di laman komunitas Internet dan media sosial yang di hujani komentar pujian oleh para  pengguna media sosial dan Internet (netizen).

Konser ini terbilang unik. Pengunjung yang datang bisa membeli tiket dengan menyerahkan buku bekas. Semula panitia ingin menjadikan susu kemasan sebagai tiket masuk. Namun, dengan berbagai pertimbangan, akhirnya panitia memutuskan buku yang dijadikan tiket masuk.
Lebih baru Lebih lama