JAKARTA - Gitaris Megadeth, Kiko Loureiro  merasa kagum dengan skill yang di miliki gitaris- gitaris muda Indonesia. Bahkan ia sempat mengukapkan  jika dirinya ingin belajar gitar bareng.

Rasa kagum Kiko dilontarkannya melalui sebuah video pengumuman pemenang tiga besar  Flying Finger Ibanez yang diposting di situs Youtube pada 28 April 2016. Dari kantor Ibanez di LA, Kiko yang mendapat kesempatan menjadi juri kompetisi ini mengumumkan juara 1, 2, dan 3 sembari menjelaskan alasan kenapa ia memilih mereka dan kelebihan masing-masing.

 "Anda (Frans) juaranya. Luar biasa. Anda harus mengajari saya beberapa hal karena sangat bagus," ujar Kiko dalam video yang berjudul Ibanez Flying Fingers Indonesia 2016 - Winner Announcement itu.

Patricia Dharmawan selaku General Manager Sales and Marketing Mahkota Musik Indonesia (MMI) juga menyampaikan kekaguman Kiko terhadap gitaris indonesia ketika penjurian akhir kompetisi gitar daring (online) Flying Finger Ibanez 2016.

"Kiko amaze (kagum) dengan skill orang Indonesia. Buat dia tough job (pekerjaan sulit) memilih pemenang karena bagus-bagus," ungkap Patricia usai acara seremonial  Flying Finger Ibanez 2016, di Jakarta, Kamis (2/6).

Mendapat pujian luar biasa dari idolanya, Frans pun hingga kini mengaku bangga dan percaya tidak percaya. "Ini gitaris yang bener-bener gue kagumi. Entah dia bercanda atau nggak, tapi gue seneng bangetlah," ungkap frans usai acara seremonial pemenang Flying Finger Ibanez (FFI) 2016, di Jakarta, Kamis (2/6).

Bagi Frans, sebenarnya ini bukan kali pertamanya ia mengikuti IFF. Tahun lalu Frans sempat mengikuti kompetisi gitar online terbesar ini namun masih gagal lolos.

Kompetisi gitar tahunan yang sebelumnya bernama Flaying With Ibanez pada 2016 ini sudah memasuki edisi ketiga. Dan untuk tahun ini pesertanya mencapai 350 orang dari hampir seluruh wilayah Indonesia. Yang istimewa dari edisi-edisi sebelumnya, kali ini penjurian melibatkan gitaris Megadeth dan Angra Kiko Loureiro.

Didaulat sebagai juri akhir, Kiko bertugas memilih tiga kontestan terbaik dan jawaranya. Alhasil, dari 10 besar yang sudah tersaring ia pun memilih gitaris asal Kediri, Jawa Timur Frans Aprilianto sebagai juara pertamanya.

Sementara di posisi kedua terpilih kontestan asal Makassar, Sulawesi Tengah Multi Nugraha dan posisi ketiga  Giant Lombok dari Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Lebih baru Lebih lama