Mengenal Efek Gitar Bass Metal Hingga Dangdut

Advertisement
Mengenal Efek Gitar Bass Metal Hingga Dangdut

Zonagitar.NET,  Layaknya gitaris, seorang bassist juga membutuhkan efek bass pada routing sinyal mereka agar sound gitar bass yang mereka mainkan terdengar lebih enak dan pas dengan karakter lagu yang mereka bawakan . Maka tak jarang deretan pedal berjejer rapi di depan pemain bass saat di atas panggung atau saat rekaman. baik bassis band metal hingga bassis dangdut sekalipun,

Berikut ini beberapa pedal efek yang bisa digunakan oleh pemain bass, baik pada situasi rekaman maupun live:

COMPRESSOR
Efek ini boleh dibilang wajib. Sangat bermanfaat sebagai efek awal dari sinyal bass Anda sebelum menuju ke efek atau rangkaian sinyal selanjutnya. Berfungsi mempertahankan kestabilan output sound bass. compressorngaturannya dilakukan dengan setelan release, attack, ratio, dan treshold yang sesuai tergantung permainan Anda. Setting compressor tentu berbeda-beda karena menyesuaikan dengan teknik permainan setiap individu, baik itu fingering, menggunakan pick atau slap, dan sebagainya. Di pasaran sudah banyak tersedia pilihan pedal compressor khusus untuk bass. Dengan teknologi Internet seperti saat ini, ada baiknya jika Anda melihat terlebih dahulu review tentang bermacam pedal compressor sebelum memutuskan untuk membeli.

CHORUS
Efek chorus sangat populer di kalangan pemain bass. Hal ini karena memberi nuansa lebar dan dalam dengan adanya tambahan not-not lain di sekitar not yang Anda mainkan. Bukan hanya untuk keperluan solo bass saja seperti yang sering dilakukan oleh Jaco Pastorius namun di era musik Hard Rock tahun 1980-an, efek chorus dominan dipakai para bassist untuk rhythm. chorusCoba Anda simak band-band seperti Poison, Winger, Def Leppard, Whitesnake, White Lion, dan sebagainya. Billy Sheehan (Mr. Big) adalah penggemar berat efek chorus. Maka, tidak heran jika efek ini selalu ada dalam rangkaian sinyal bass-nya dan terdengar dominan.

WAH
Tergolong jenis Envelope Filter, efek wah atau juga auto wah sangat sesuai untuk jenis musik seperti Funk karena memiliki kesan yang sesuai dengan groove musiknya. Flea (Red Hot Chili Peppers) sering menggunakan efek ini untuk mengangkat dinamika permainan bass-nya, terlebih pada saat solo. Para legenda funky bass juga menggunakan efek wah seperti Larry Graham, Bootsy
Collins, Louis Johnson, dan masih banyak lagi.

Delay
Efek delay adalah pengembangan dari echo klasik. Fungsinya adalah untuk mengulang suara dengan selang waktu tertentu. Contoh-contoh efek delay : Tap Delay, Pingpong Delay, Hold Delay, BPM Delay, dan lain sebagainya.

Efek delay biasanya diletakkan diakhir rangkaian efek, dan pada multi efek digital, biasanya efek delay digabung dengan efek reverb. Jika anda meletakkan efek delay di tempat lain, suara asli dengan suara delaynya akan berbeda. Misalnya : jika anda meletakkan efek delay sebelum efek distorsi, distorsi pada suara delay akan lebih lemah (bahkan tidak ada distorsi) dari pada suara asli.
Efek delay pada solo gitar memberikan kesan "penuh" dan jauh berbeda dengan solo gitar yang dimainkan tanpa efek delay. Efek delay juga dapat membantu menambah sustain pada sebuah nada. Jika anda menggabungkan multi efek digital dengan efek delay analog, dengan penyetelan yang tepat, anda bisa mengatasi kekosongan pada saat "Digital Black Out

Drive (Overdrive/Distortion/Fuzz)
Overdrive adalah efek yang menghasilkan drive tapi nggak mengkompres suara asli bass sepenuhnya. Distorsi adalah efek yang menghasilkan drive yang lebih tebal dan hampir mengkompres suara asli bass (suara asli bass kira-kira cuma 60%-70%). Fuzz adalah efek yang menghasilkan drive yang lebih tajam dan hampir menghilangkan suara asli bass.

Octave
Efek ini bisa menghasilkan suara gitar yang satu oktav lebih tinggi atau lebih rendah. Kadang juga bisa menghasilkan harmoni [dua suara yang bunyi secara bersamaan]. Oleh sebab itu kadang disebut Harmonizer juga. BOSS OC-3 adalah pedal efek octave yang bisa dibilang terbaik sampai saat in

Envelope Filter
Efek ini menghasilan suara “pow” kalo kita metik senar bass kita. Efek ini biasanya dimanfaatkan bassis yang beraliran funk atau disco.
Advertisement

Posting Komentar

0 Komentar