Mengenal Pickup Sustainer, Suara Gitar Jadi Melengking Panjang

 

Zonagitar.Net, Sustain adalah ukuran berapa lama sebuah not berbunyi pada gitar, bass atau instrumen lainnya. Untuk instrumen elektronik, not bisa dimainkan selama mungkin. Sedangkan pada gitar dan bass, lamanya not berbunyi tergantung dari seberapa bagus konstruksinya. Semakin bagus konstruksinya, maka sustainnya akan semakin panjang.
alat khusus bernama sustainer yang dapat membuat gitar dan bass dapat bersuara selama mungkin, alias sustain yang sangat panjang hampir tanpa akhir. Bisa untuk semua instrumen yang bersenar logam, tapi sustainer lebih sering digunakan untuk gitar elektrik.

Sustainer dapat menghasilkan efek suara panjang seperti biola dan juga cukup menarik bila ditambahkan efek-efek. Contoh penggunaan sustainer adalah lagu Steve Vai yang berjudul "Whispering A Prayer." Joe Satriani juga tercatat pernah memiliki signature series yang dipasang sustainer. Sustainer cocok untuk gitaris solo karena dapat membantu memanjangkan nada seolah tanpa henti!!!Pembuat Sustainer
Ada dua perusahaan yang terkenal dalam membuat sustainer, yaitu Fernandes dan Sustainiac. Kedua perusahaan ini memiliki produk yang hampir sama, hanya saja Sustainiac memiliki lebih banyak variasi produk.

Baik Fernandes maupun Sustainiac memiliki 2 mode sustain yaitu natural dan harmonik. Natural berarti senar akan memiliki sustain sama dengan nada yang ditekan di fretboard, sedangkan harmonik nanti suara sustainnya akan satu oktaf lebih tinggi.

Cara Kerja Sustainer
Sustainer mengandalkan salah satu pickup yang terdapat di gitar. Kit sustainer berupa sebuah pickup untuk posisi neck serta sirkuit kecil yang akan dipasang di control cavity. Mengapa harus menggunakan pickup bawaan kit sustainer? Karena pickup ini memiliki sirkuit untuk sustainer tersebut. Pickup neck memiliki getaran yang lebih besar dibanding posisi bridge.

Sustainer terdiri dari kumparan kawat didalam pickup tersebut serta sirkuit yang diberi tenaga baterai 9 volt. Sustainer menggunakan sirkuit serta kumparan kawat atau 'coil' tersebut untuk menghasilkan medan magnet yang membuat senar bergetar dengan sendirinya. Karena itu senar dapat berbunyi selama yang kita inginkan.

Intinya pickup sustainer ini meniru fenomena 'feedback', yaitu saat kita memainkan gitar dengan volume kencang tepat didepan speaker, ketika gelombang suara yang dihasilkan speaker masuk kedalam pickup, lalu pickup juga mengeluarkan suara getaran senar yang masuk ke dalam speaker. Proses yang sama juga terjadi pada pickup sustainer.

Pickup dengan coil sustainer akan menggetarkan senar, yang kemudian suara getaran senar tersebut ditangkap oleh pickup bridge. Sustainer tersedia dalam bentuk single coil dan humbucker.


Jenis Suara Sustainer
Sustainer umumnya memiliki 3 mode, yaitu bypass, natural dan harmonik.  Pada mode bypass, sustainer tidak berada di sirkuit gitar alias off. Pada mode natural, suara sustain akan sama dengan senar yang dimainkan, sedangkan mode harmonik, maka senar akan bersuara satu oktaf lebih tinggi dari senar yang dimainkan.Jadi Sustainer Itu Adalah Pickup??

Lebih tepatnya sebuah kumparan kawat yang ditanam didalam pickup. Bisa saja sebuah sustainer dibuat terpisah diluar pickup, namun tentunya harus membuat lubang baru di gitar. Desian sustainer gitar dibuat dengan memanfaatkan ruang yang sudah ada di gitar listrik. Karena itu daripada hanya berisi sustainer saja, maka umumnya pickup sustainer juga memiliki pickup gitar yang berfungsi normal.


Kekurangan
Sayangnya kita harus mengorbankan sound pickup neck. Karena biasanya sustainer di pasang di posisi pickup neck, dan seringkali suara pickup bawaan sustainer ini agak "kalah" suaranya dibanding pickup bridge. Walaupun masih berfungsi normal, pickup neck sustainer tidak selalu terdengar bagus...

Tidak ada komentar

Featured Posts

{getFeatured} $label={Headlines}$color={#EA2027}