Lifeless Creature Rillis Single Perdana Akhir Yang Abadi

Lifeless Creature


Lifeless Creature adalah project band dari 4 orang pemuda asal kota palu yang ber-aliran “blackened deathcore'' . Band sangar dari belahan indonesia timur ini telah merilis single perdana mereka yang bertajuk "Akhir Yang Abadi" . 

Single yang menceritakan kisah orang orang yang telah melalui hiruk pikuk dunia dan mengingatkan tentang mawas diri ini adalah single pembuka mereka untuk karya karya selanjutnya yang akan segera mereka rilis, pantau terus instagram mereka di @lifelesscreature_id dan persiapkan kuping kalian untuk rilisan selanjutnya . 

Band yang di gawangi oleh Wahid (vokal) Farhan (drum) Idul (gitar) dan Risky (gitar) juga dekat dekat ini bukan hanya akan merilis asupan di kuping kita, tetapi juga akan dilanjutkan dengan merilis merchandise-merchandise nya ! Nantikan !

“Akhir Yang Abadi” untuk sekarang masih tersedia di platform digital ‘Bandcamp’ dan ‘Youtube’ dan akan segera di rilis di semua platform digital yang di ikuti dengan rilisan lainnya ! .

PROFIL

Lifeless Creature adalah band yang berasal dari Kota Palu Sulawesi Tengah yang terbentuk pada April 2022 dengan Idul di gitar, Farhan di drum dan Wahid di vokal sebagai anggota pendiri, awal terbentuknya band ini berawal saat wahid mengajak idul untuk membuat project DEATHCORE setelah sebelumnya wahid dan idul sempat mengisi slot personil kosong di sebuah band lokal palu, mereka pikir sepertinya mereka harus punya project yang di buat sendiri sesuai idealis mereka, dengan idealis itulah akhirnya mereka mencoba untuk mencari personil lain untuk merealisasikan project tersebut, bertemulah dengan farhan yang juga drummer di sebuah band gigs deathmetal palu, farhan di ajak untuk bergabung sebagai drummer di LC, awalnya project ini sejak wahid mengajak idul sampai farhan bergabung belum punya nama alias masih abu abu, setelah mereka bertiga diskusi banyak tentang arah band kedepannya akhirnya di buatlah LIFELESS CREATURE sebagai nama band mereka dengan genre BLACKENED DEATHCORE . Tak lama saat mereka selesai recording lagu pertama, rizky bergabung sebagai gitar 2 di Lifeless Creature.

Untuk saat ini slot bassist di Lifeless Creature masih kosong, siapa tau ada yang berminat hubungi saja mereka, syaratnya tidak banyak yang penting tahu warna musik Deathmetal dan Deathcore, soal skill mari kita belajar sama sama, kata mereka .

Lagu pertama mereka yang baru rilis 11 juni 2022 kemarin bertajuk AKHIR YANG ABADI. Lagu ini untuk sementara masih tersedia di Channel Youtube mereka dan platform digital streaming Bandcamp

Lagu ini juga masuk dalam list album kompilasi Music Enthusiast #2 yang akan segera di rilis dalam waktu dekat .

Lagu ini bercerita tentang perjalanan hidup dan pengingat kalau hidup di dunia hanya sementara karna kematianlah yang paling pasti dan itulah pencapaian paling pasti di dunia ini, sedikit menakutkan tapi begitulah kenyataannya, lagu ini di buat untuk mengingatkan mereka sendiri ketika nanti sudah terlalu sibuk mengurus urusan duniawi sampai melupakan kematian yang sudah pasti akan terjadi dan melupakan urusan ilahi .

Lirik lagu ini ditulis sendiri oleh wahid sebagai vokalis di Lifeless Creature .Instrumen musik yang sedikit gelap di buat dan di tulis oleh mereka bertiga (idul farhan dan wahid). Artwork sigil mereka adalah dua lambang bulan yang saling berlawanan arah dan dikelilingi oleh potongan kayu yang bermakna : kehidupan masa lampau yang mengikat kehidupan masa kini

 Deathcore di pilih sebagai warna musiknya karena itulah musik yang sering mereka dengarkan saat masih duduk di bangku sekolah, ditambah lagi si vokalis mereka juga sangat mengidolakan (Cj mcCreery) ex vokalis dari LornaShore dan Sign Of The Swarms yang juga menjadi 2 dari beberapa band yang meng-influence mereka serta karakter suaranya juga pas di musik deathcore menurut mereka, sebenarnya genre mereka tidak terbatas di deathcore, mengingat farhan yang juga punya basic di deathmetal ala ala DeadSquad, bisa jadi kedepannya mereka hadir dengan karya baru dengan lebih berexperiman di deathcore dan deathmetal .

Produksi lagu pertama ini memakan waktu sekitar sebulan, dengan di bantu Tio saputra sebagai teknisi audionya. Dalam proses produksi ke platform digital mereka melakukannya sendiri.

Tak ada kesulitan yang signifikan saat memproduksi lagu tersebut .

Untuk kedepannya mereka sementara mengerjakan lagu kedua, dan akan segera menyediakan lagunya di semua platform streaming digital .


0 Komentar

Ada Pertanyaan?