Nama Didit Saad sudah sangat dikenal di kalangan gitaris indonesia, Gitaris beraliran Rock, Jazz, Pop dan Blues ini serius bermain gitar sejak usia 11 tahun. Bakat bermusiknya dengan mudah berkembang lantaran Pemilik nama lengkap Ahmad Farid ini tumbuh besar dari keluarga yang juga musisi.

 
Setelah bermain dengan beberapa musisi seperti Arthur Kaunang, Iwa K, Imanez ini Ottojam, dan Oppie Andaresta, Gitaris kelahiran Jakarta 11Maret 1973 ini  mendirikan dan menjadi anggota dari band Plastik dan tur dengan mereka.

 
Bersama Plastik ia berhasil menelurkan tiga album. Album pertama mereka, "Plastik" (self titled), dirilis pada tahun 1995, diikuti oleh "insting psiko Dan Harmoni" - 1997, dan "..Dengarkan PADA Saat Tenang" - 1999 (Bulletin Musik).

 
Didit juga bermain untuk Potret dan Melly Goeslaw sesi rekaman dan tur promo mereka sejak tahun 1998 sampai dengan 2006.

 
Pada pertengahan 2000 ia pensiun dari Plastik dan memutuskan untuk meproduseri album solo Ipang  "Debut # 1" (Target Pro Records). Sebagai konsekuensi dari album Ipang dan perjalanan musik nya, Ipang dan Didit membuat kenalan dengan Syaharani kemudian mencoba untuk mendukung dia dengan membuat sebuah proyek album yang disebut "Magma" (EKI Prod), dan dirilis pada tahun 2002 diikuti oleh ESQI: ef (Syaharani dan Queenfireworks proyek) - Buat Kamu (RPM record) pada tahun 2006.


Didit Saad juga menjadi Music Director untuk soundtrack film "Realita Cinta dan Rock N Roll" bekerja sama dengan Ipang pada tahun 2005, kemudian merilis album sountrack aslinya. Kemudian ia membuat kontribusi untuk sebuah reality show pencarian penyayi dalam program TV yang dihasilkan album selftitled dengan Evo (Sony / BMG Indonesia) pada tahun 2007 sebelum mengambil hiatus setahun setelah.

 
Kemudian rekan-gitaris di Plastik, Aray, mengundangnya untuk mengambil bagian dalam proyek Aray ini, Ray D'Sky dan merilis dua album di bawah Demajors Independent Music Industry, "
Released By Reality" (2009) dan "Dreams" (2012)

 
Didit juga bekerja pada ESQI: EF (Syaharani Queenfireworks Dan Project) album "Anytime" (2010) dan "Selalu Ada Cinta" (2014).

 
Pada tahun 2010, bersama-sama dengan Ipang & Aray (dari Plastik), mereka membuat band baru 'Daddy dan The Hot Tea "dan merilis album debut" Big Deal "pada tahun 2013.


Sebagi seorang gitaris tentunya Didit punya banyak koleksi gitar kesayangan di rumahnya yang kerap menemani dia dalam meramu musik, sebutsaja Fender Stratocaster Anniversary 40th Years Series tahun 1994, Gretsch Electromatic 2007. Fender Jazz Bass 1989,  untuk Ampifier didit pilih Fender Blues Junior Anniversary 40th Years Series 1994, Marshall JTM 45
Lebih baru Lebih lama